Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Tujuan wisata terpopuler Indonesia yang terkenal hingga mancanegara menjadikan Pulau Bali sebagai icon pariwisata Indonesia. Memiliki beraneka potensi pariwisata berupa wisata pantai seperti pantai Kuta yang sangat terkenal dengan sunset dan surfing, wisata alam, wisata seni dan budaya, juga wisata belanja seperti kawasan Legian dan Seminyak. Pulau Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata, Pulau Seribu Pura. Bagi para wisatawan, Pulau Bali adalah surga wisata yang tiada duanya.

Bali yang juga sering disebut Pulau Dewata ini selalu menarik untuk dikunjungi karena banyaknya akomodasi hotel, destinasi wisata yang unik, keindahan alam yang masih sangat terawat, juga pantainya selalu menjadi magnet tersendiri bagi mereka yang ingin berlibur. Selain terkenal dengan objek wisata alamnya, Bali juga terkenal dengan wisata Budayanya. Seni musik, seni tari dan ritual upacara adat Bali menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke pulau Bali.

Hal ini semakin menambah kekayaan khasanah pariwisata di Bali dan semakin mengukuhkan Bali sebagai salah satu daerah tujuan pariwisata Internasional.Tak hanya menjadi destinasi terbaik di dunia, Bali juga menjadi juara satu destinasi terbaik se-Asia mengalahkan Thailand, Jepang,China, Singapura, juga Korea Selatan. Bali yang juga sering disebut Pulau Dewata ini selalu menarik untuk dikunjungi karena banyaknya akomodasi hotel, destinasi wisata yang unik, keindahan alam yang masih sangat terawat, juga pantainya selalu menjadi magnet tersendiri bagi mereka yang ingin berlibur.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bali yang begitu kuat tidak mungkin akan terhindar dari ritme cepat globalisasi dengan segala tantangannya. Pengembangan pariwisata Bali ke depan harus tetap mempertahankan budaya dalam menghadapi era globalisasi. Bahkan Bali tidak berlebihan dikatakan sebagai jantung pariwisata Indonesia yang akan menyelamartkan dan menjadi kekuatan menghadapi serbuan globalisasi. Pariwisata yang selalu menjaga faktor lingkungan. Lingkungan tidak bisa dilepaskan pula dari budaya masyarakat Bali. Jika lingkungan tidak terjaga dengan baik maka daya tarik dan kekuatan pariwisata di Bali akan hilang. Dibutuhkan kecerdasan baru dalam meningkatkan daya saing, melalui kreativitas dan kecepatan dalam pengambilan keputusan. pengembangan Pariwisata di Provinsi Bali secara bertahap akan diupayakan secara menyeluruh dan berkesinambungan, sehingga mampu meningkatkan peran dan potensinya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Berbagai upaya akan ditempuh untuk mempertahankan keunggulan Bali sebagai daya tarik tujuan wisata, seperti membangun budaya bersih sehingga Bali tetap terpelihara kebersihan dan mampu memebebaskan Bali dari sampah, menjadikan Bali sebagai pembangunan green ekonomi.Bali memilki daya tarik pariwisata dengan kearifan lokal yang senantiasa melekat pada budaya dan sikap keberagaman. Budaya Bali perlu diperhatikan seperti daerah lainnya sebagai puncak kebudayaan nasional. Berbagai kearifan lokal sangat luar biasa dan bisa menjadi contoh daerah lainnya. Perkembangan pariwisata Bali dari tahun ke tahun seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat Bali yang merupakan pemeran utama dalam adat dan budaya Bali. Tidak dipungkiri wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Bali karena kearifan lokal Bali yang tidak didapatkan di wilayah lain. Adat, budaya dan agama yang masih dipertahankan dan dilestarikan masyarakat Bali adalah kunci utama dari pariwisata Bali. Bali dengan sejuta pesona wisatanya tidak lepas dari adat budaya dan agama yang dianut masyarakat Bali, ciri khas masyarakat Bali yang sangat bersahabat dan mudah bergaul terhadap wisatawan dan para pendatang memang tidak diragukan lagi. Berbeda dengan wilayah lain di Indonesia yang kearifan lokalnya sudah memudar, Bali masih bisa mempertahankannya dan masih eksis hingga sekarang. Selain itu, pengembangan destinasi pariwisata, seperti pengembangan desa wisata, meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, pengendalian dan pengawasan usaha sarana pariwisata, pemeliharaan dan pelestarian budaya (warisan budaya dunia) juga akan terus ditingkatkan baik kualitas dan kuantitasnya.

Selanjutnya juga mengembangkan infrastruktur jalan menuju obyek wisata, meningkatkan akses jalan dan memperpendek jarak tempuh dengan membangun shortcut. Pengembangan transportasi baik melalui darat, laut dan udara. Para pelaku pariwisata beserta seluruh masyarakat Bali bersama-sama, untuk bersinergi menjadi bagian penting untuk bisa memberikan kontribusinya yang nyata untuk memajukan pariwisata di Provinsi Bali. Dengan adanya keterlibatan seluruh jajaran, tentu akan dapat memperkaya ide dan gagasan dalam menjaga pariwisata Bali, pada masa yang akan datang.
“Apabila anda berkesempatan membuka usaha, apa usaha yang ingin ada buka?” “Mengapa memilih itu?”
“Lalu strategi apa yang sudah anda siapkan?”. Pertanyaan ini akan saya jawab pada artikel kali ini. Bila saya punya kesempatan itu apa usaha yang paling ingin saya buka dan kembangkan. Ada banyak usaha pada era ini yang bisa mendatangkan banyak keuntungan, terutama bagi yang berada di daerah pariwisata, sangat mudah untuk menciptakan usaha-usaha kecil yang baru dan mengelola bisnis dengan mudah karena lokasi yang strategis. Jika saya berkesempatan saya ingin membuka usaha yang berhubungan dengan kuliner. Salah satu kebutuhan primer dasar yang wajib terpenuhi adalah tersedianya kebutuhan pokok akan makanan.

Peluang usaha kuliner bisa dikatakan sebagai peluang usaha yang sangat strategis dan memiliki prospek yang sangat bagus jika direncanakan dengan baik dan benar.Indonesia khususnya di Bali, selain dikenal oleh budayanya, Bali juga dikenal akan kulinernya.

Peluang usaha di Bali ini memang dapat dikatakan sebagai peluang usaha dengan prospek yang sangat baik terbukti banyak masyarakat yang menjalankan berbagai kegiatan usaha di sana. Bisnis kuliner merupakan sebuah lahan yang sering dianggap memberi banyak keuntungan.Hanya dengan modal yang kecil kita bisa mengambil keuntungan hingga 100%.

Mempunyai bisnis kuliner merupakan salah satu impian saya, karena bisa berkesempatan mengembangkan suatu usaha berdasarkan apa yang kita sukai ketika di jalankan nanti akan lebih dinikmati dan menyenangkan. Selain itu tingkat kesulitan untuk berbisnis kuliner ini termasuk sederhana atau mudah dilakukan. Karena sebetulnya untuk menciptakan sebuah produk kuliner, langkah-langkahnya sering kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari.Alasan mengapa saya memilih untuk membuka usaha kuliner atau bisnis kuliner sangatlah banyak, bukan hanya saya saja tetapi orang lain pun juga berpikiran yang sama ketika membuka bisnis kuliner. Banyak pula contoh orang-orang yang berhasil di bidang usaha ini membuat para pelaku usaha lain senantiasa ingin ikut menggeluti bidang ini termasuk saya sendiri. Alasan-alasan saya memilih membuka bisnis kuliner pun cukup menjanjikan, diantaranya adalah bisnis kuliner merupakan bisnis tujuan masyarakat. Begitulah trend yang berkembang saat ini, sekarang berwisata tidak hanya harus mengunjungi sebuah tempat rekreasi sebagai sarana masyarakat untuk refreshing. Produk beragam yang dapat dihasilkan dari bisnis ini pun merupakan salah satu faktornya. Banyaknya jenis kuliner dan mudahnya untuk menyesuaikan makanan sesuai dengan apa yang sedang ngetred pada saat itu juga membuat bisnis ini lebih fleksibel. Dunia bisnis kuliner juga menawarkan kemudahan untuk pelakunya agar dapat berinovasi sesuai dengan kreatifitasnya.

Dengan begitu, pasar tidak akan merasa bosan dengan ditawarkan produk yang itu-itu saja.
Dengan begitu juga, setiap saat kita menjadi bisa menciptakan produk dengan ide-ide baru yang mungkin saja akan berpotensi meledak di pasaran. Bidang kuliner juga menawarkan aneka ragam produk yang bisa di jajakan, sehingga meskipun banyak diataranya para pelaku usaha yang menjalankannya, namun persaingan antar usaha tidak akan terjadi begitu ketat, sehingga meskipun sesama antar pelaku usaha berjualan berdampingan, tidak akan saling mengalahkan, bahkan bisa dikondisikan agar bisa sama-sama menguntungkan.Lokasi usaha ini pun tidak terbatas. Tidak melulu harus memiliki tempat usaha di lokasi yang strategis. Terkecuali target kita berjualan langsung kepada konsumen.Apalagi di era sekarang yang masyarakatnya semakin familiar dengan media internet, para pengusaha kuliner pun akan bisa memanfaatkannya untuk lebih mengembangkan usahanya dengan lebih luas. Strategi yang saya persiapkan untuk usaha ini yang pertama adalah untuk menyiapkan modal. Sebuah bisnis tentu tidak bisa berjalan tanpa adanya modal. Pertama-tama sebelum menyiapkan hal lainnya, ketahui dulu berapa jumlah modal yang saya punya. Berangkat dari sana, saya akan lebih mudah dalam menentukan jenis kuliner apa yang akan menjadi usaha saya. Setelah mengetahui jumlah modal yang saya miliki, saatnya menentukan pasar yang saya tuju. Setiap bisnis harus memiliki faktor pembeda atau unique selling point supaya bisa bertahan dalam persaingan. Dalam usaha kuliner, saya bisa menentukan menu andalan yang bisa menjadi keunikan. Pilih menu yang belum banyak dijual orang untuk mengurangi tingkat persaingan. Membangun bisnis kuliner bukan hanya soal modal belaka, juga harus membuat langkah yang cerdas agar usaha bisa berjalan dengan lancar.

Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan.

Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. Revolusi Industri pertama terjadi di antara tahun 1750-1850 dimana perubahan secara besar-besaran terjadi di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Revolusi Industri menandai terjadinya titik balik besar dalam sejarah dunia, hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh Revolusi Industri, khususnya dalam hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata yang berkelanjutan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi, misalnya alat-alat pemintal, mesin tenun, mesin uap, dan sebagainya merupakan salah satu faktor yang menyebabkan adanya revolusi di bidang Indsutrial.

Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya Revolusi industri secara singkat menyatakan adanya perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Perubahan besar ini tercatat sudah terjadi tiga kali sebelum berada pada revolusi Industri 4.0 yaitu saat ini. Revolusi 4.0 ditandai dengan berubahnya perilaku wisatawan yang sangat digital selain juga semakin dominannya travellers milenial.

“Sekitar 70% travellers melakukan ‘search dan share’ melalui platform digital dan lebih dari 50% inbound travellers kita adalah kaum milenial,” kata Menpar Arief Yahya pada acara Millennial Gathering 2019 di Swiss–Belhotel Borneo Samarinda, Sabtu (30/3/2019).
Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Ada empat prinsip rancangan dalam Revolusi Industri 4.0. Prinsip-prinsip ini membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengimplementasikan skenario-skenario dalam revolusi Industri 4.0 yaitu :
Pada era industri 4.0 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sarana yang membantu dalam kehidupan dalam berbagai bidang termasuk dalam dunia pariwisata. Industri 4.0 di bidang pariwisata menekankan pada Tourism and The Digital Transformation atau Pariwisata dan Transformasi Digital.

Revolusi Industri sudah menjadi tuntutan sesuai kebutuhan zaman yang tidak bisa dihindarkan.
Kita harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan berfikir kritis, kreatif, komukasi, dan bekerjasama. Dengan harapan juga akan melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.Dalam mendorong pengembangan pariwisata, Menper, Arief Yahya menekankan pentingnya peran teknologi dalam mendorong sektor pariwisata di Indonesia. Oleh karenanya Kementeriannya mendorong Pariwisata 4.0 agar membawa hasil signifikan pada sektor pariwisata Indonesia. Perkembangan pariwisata dengan transformasi digital juga memudahkan wisatawan dalam memutuskan destinasi tujuan dan mengatur perjalanan yang inginkan sesuai dengan budget yang dimiliki. Jangkauan transformasi digital telah mampu menembus dunia dalam sebaran pemasaran destinasi-destinasi wisata dunia sehingga persaingan di industri pariwisata semakin sengit dan kompetitif.
Semakin berkembangnya jaman semakin majunya teknologi transportasi dan komunikasi . Revolusi ini senantiasa tumbuh dalam kehidupan manusia sehari-harinya, produk teknologi akan mengikuti gaya masyarakat millenial. Umumnya peningkatan penggunaan komunikasi,media dan teknologi digital membuat generasi nya semakin akrab dengan pesatnya perkembangan teknologi.

Hal ini pun menjadi perhatian para penyedia jasa, berlomba-lomba untuk menciptakan ide dan gagasan yang baru sesuai dengan gaya dan arus era millenial yang serba cepat dan praktis.
Hal ini tentu memicunya persaingan yang ketat salah satunya di bidang Pariwisata yang kini akrab disebut Pariwisata Digital. Digitalisasi ini terus di dorong pemerintah. Menpar, Arief Yahya menyatakan bahwa pariwisata digital adalah satu keniscayaan yang harus diikuti oleh agen perjalanan pariwisata agar tidak kalah bersaing. Pilihan melawan digitalisasi dengan cara tetap melakukan metode regular dalam menjalankan bisnis dan tidak melakukan perubahan sehingga pilihan ini sulit dilakukan di era digital sekarang ini.“Revolusi teknologi digital ini tidak bisa dihindari, pasti terjadi! Pasti. Secara alamiah akan mengubah dunia, menciptakan model bisnis baru, jadi pelaku industri yang tidak mau berubah dengan platform digital, pasti akan ditinggalkan customer,” jelas Menpar Arief Yahya saat Gala Dinner menjelang Rakernas II ASITA, Jumat (10/11) malam.Arief Yahya menggambarkan situasi yang terjadi dengan bagaimana banyaknya industri baik perdagangan maupun layanan jasa yang tidak mampu mengikuti perkembangan jaman pada akhirnya mati dengan sendirinya. Tidak berani berdigitalisasi secara tidak langsung menutup kemungkin adanya kemajuan,susah di jangkau pun merupakan salah satu alasan mengapa orang-orang memilih sesuatu yang sudah ada di depan mata dan dapat d akses dengan satu ketukan jari pada layar digital.
Pada pariwisata, Travel Agent online kini sangat maju, kemudahan untuk searching dan pembayaran yang mudah tanpa harus bertemu didukung dengan banyakan layanan e-cash bekerja sama dengan penyedia travel agent online tentu saja melipatgandakan kepuasaan costumer. Turis sudah mencapai 70 persen untuk search and share via online.

Lama kelamaan pula Travel Agent konvensial pun pasti akan di tinggalkan karena sudah tidak bisa mengikuti gaya hidup generasi millenial yang serba praktis dan cepat.
Pilihan melawan digitalisasi dengan cara tetap melakukan metode regular dalam menjalankan bisnis dan tidak melakukan perubahan sehingga pilihan ini sulit dilakukan di era digital sekarang ini. Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet dan penggunaan smartphone saat ini berdampak pada teknologi digital. Saat ini liburan menjadi lebih mudah berkat bantuan aplikasi. Melalui berbagai aplikasi yang ada di smartphone, perjalanan kini lebih mudah dengan berbagai fungsi, mulai dari; rencana perjalanan, cari tempat, peta navigasi, dan pemesanan tiket pesawat dan hotel.

Salah satu kunci sukses membuat branding pariwisata terkenal harus yang bisa menciptakan tren terutama di media sosial. Hal ini sekaligus bisa membuat banyak wisatawan asing datang ke Indonesia. Berdasarkan konsep tersebut, maka destinasi parwisata tidak hanya harus menarik ketika dilihat secara langsung, tapi juga ketika diunggah ke media sosial atau istilah masa kini adalah instagramable. Foto-foto yang menarik di media sosial ini memiliki peluang besar untuk viral, sehingga bisa mengundang lebih banyak wisatawan.
Dalam Era Millenial yang dikenal dengan penggunaan teknologi yang semakin meningkat dan relevan menyebabkan timbulnya konsep digitalisi yang diapdatasikan didalama kehidupan manusia seharinya. Digitalisasi ini terbukti mampu mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia sejak 2014 hingga saat ini. Program digitalisasi ini yakni dengan membuat slogan pariwisata baru, Wonderful Indonesia, serta membuka banyak destinasi wisata baru.

Bisnis travel atau biasa dikenal familiar dengan nama OTA (Online Travel Agent) di Indonesia pun banyak bermunculan. Bisnis travel ini berbeda dengan bisnis travel yang berdiri di pinggir jalan raya atau gedung-gedung perkantoran. Berbagai online travel agent (OTA) menawarkan pilihan jasa pemesanan kamar hotel untuk wisatawan. Setiap OTA memberikan kemudahan yang beragam dalam melakukan pemesanan. Adapun beberapa Brand OTA yang siap melayani pengalaman pariwisata anda salah satunya yang kini tengah populer di Indonesia adalah Tiket.com.

Dikutip dari skyscanner.co.id, diluncurkan sejak bulan Agustus 2011, OTA ini melayani pemesanan tiket pesawat, hotel, kereta api, dan penyewaan mobil. Anda tak perlu ragu untuk memesan dari mereka karena transaksi Anda dilindungi oleh fitur “Verified by Visa”, “MasterCard SecureCode”, dan “GeoTrust”. Tim layanan pelanggan OTA yang berbasis di Jakarta ini dapat dihubungi melalui nomor telepon 021-29633600 atau email cs@tiket.com. Selain itu, mereka juga menawarkan program cicilan yang bekerjasama dengan 11 bank penerbit kartu kredit di Indonesia.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.