Semakin berkembangnya jaman semakin majunya teknologi transportasi dan komunikasi . Revolusi ini senantiasa tumbuh dalam kehidupan manusia sehari-harinya, produk teknologi akan mengikuti gaya masyarakat millenial. Umumnya peningkatan penggunaan komunikasi,media dan teknologi digital membuat generasi nya semakin akrab dengan pesatnya perkembangan teknologi.

Hal ini pun menjadi perhatian para penyedia jasa, berlomba-lomba untuk menciptakan ide dan gagasan yang baru sesuai dengan gaya dan arus era millenial yang serba cepat dan praktis.
Hal ini tentu memicunya persaingan yang ketat salah satunya di bidang Pariwisata yang kini akrab disebut Pariwisata Digital. Digitalisasi ini terus di dorong pemerintah. Menpar, Arief Yahya menyatakan bahwa pariwisata digital adalah satu keniscayaan yang harus diikuti oleh agen perjalanan pariwisata agar tidak kalah bersaing. Pilihan melawan digitalisasi dengan cara tetap melakukan metode regular dalam menjalankan bisnis dan tidak melakukan perubahan sehingga pilihan ini sulit dilakukan di era digital sekarang ini.“Revolusi teknologi digital ini tidak bisa dihindari, pasti terjadi! Pasti. Secara alamiah akan mengubah dunia, menciptakan model bisnis baru, jadi pelaku industri yang tidak mau berubah dengan platform digital, pasti akan ditinggalkan customer,” jelas Menpar Arief Yahya saat Gala Dinner menjelang Rakernas II ASITA, Jumat (10/11) malam.Arief Yahya menggambarkan situasi yang terjadi dengan bagaimana banyaknya industri baik perdagangan maupun layanan jasa yang tidak mampu mengikuti perkembangan jaman pada akhirnya mati dengan sendirinya. Tidak berani berdigitalisasi secara tidak langsung menutup kemungkin adanya kemajuan,susah di jangkau pun merupakan salah satu alasan mengapa orang-orang memilih sesuatu yang sudah ada di depan mata dan dapat d akses dengan satu ketukan jari pada layar digital.
Pada pariwisata, Travel Agent online kini sangat maju, kemudahan untuk searching dan pembayaran yang mudah tanpa harus bertemu didukung dengan banyakan layanan e-cash bekerja sama dengan penyedia travel agent online tentu saja melipatgandakan kepuasaan costumer. Turis sudah mencapai 70 persen untuk search and share via online.

Lama kelamaan pula Travel Agent konvensial pun pasti akan di tinggalkan karena sudah tidak bisa mengikuti gaya hidup generasi millenial yang serba praktis dan cepat.
Pilihan melawan digitalisasi dengan cara tetap melakukan metode regular dalam menjalankan bisnis dan tidak melakukan perubahan sehingga pilihan ini sulit dilakukan di era digital sekarang ini. Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet dan penggunaan smartphone saat ini berdampak pada teknologi digital. Saat ini liburan menjadi lebih mudah berkat bantuan aplikasi. Melalui berbagai aplikasi yang ada di smartphone, perjalanan kini lebih mudah dengan berbagai fungsi, mulai dari; rencana perjalanan, cari tempat, peta navigasi, dan pemesanan tiket pesawat dan hotel.

Salah satu kunci sukses membuat branding pariwisata terkenal harus yang bisa menciptakan tren terutama di media sosial. Hal ini sekaligus bisa membuat banyak wisatawan asing datang ke Indonesia. Berdasarkan konsep tersebut, maka destinasi parwisata tidak hanya harus menarik ketika dilihat secara langsung, tapi juga ketika diunggah ke media sosial atau istilah masa kini adalah instagramable. Foto-foto yang menarik di media sosial ini memiliki peluang besar untuk viral, sehingga bisa mengundang lebih banyak wisatawan.
Dalam Era Millenial yang dikenal dengan penggunaan teknologi yang semakin meningkat dan relevan menyebabkan timbulnya konsep digitalisi yang diapdatasikan didalama kehidupan manusia seharinya. Digitalisasi ini terbukti mampu mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia sejak 2014 hingga saat ini. Program digitalisasi ini yakni dengan membuat slogan pariwisata baru, Wonderful Indonesia, serta membuka banyak destinasi wisata baru.

Bisnis travel atau biasa dikenal familiar dengan nama OTA (Online Travel Agent) di Indonesia pun banyak bermunculan. Bisnis travel ini berbeda dengan bisnis travel yang berdiri di pinggir jalan raya atau gedung-gedung perkantoran. Berbagai online travel agent (OTA) menawarkan pilihan jasa pemesanan kamar hotel untuk wisatawan. Setiap OTA memberikan kemudahan yang beragam dalam melakukan pemesanan. Adapun beberapa Brand OTA yang siap melayani pengalaman pariwisata anda salah satunya yang kini tengah populer di Indonesia adalah Tiket.com.

Dikutip dari skyscanner.co.id, diluncurkan sejak bulan Agustus 2011, OTA ini melayani pemesanan tiket pesawat, hotel, kereta api, dan penyewaan mobil. Anda tak perlu ragu untuk memesan dari mereka karena transaksi Anda dilindungi oleh fitur “Verified by Visa”, “MasterCard SecureCode”, dan “GeoTrust”. Tim layanan pelanggan OTA yang berbasis di Jakarta ini dapat dihubungi melalui nomor telepon 021-29633600 atau email cs@tiket.com. Selain itu, mereka juga menawarkan program cicilan yang bekerjasama dengan 11 bank penerbit kartu kredit di Indonesia.